Cara Menanam Bawang Merah di Halaman Belakang Rumah

.
.
cara-menanam-bawang-merah.jpg


Tanaman Bawang Merah

Ingin menanam bawang merah di halaman belakang rumah? Sehari-hari, pastinya anda selalu membutuhkan bawang merah untuk bumbu masakan kan? Daripada membelinya terus-menerus, bagaimana jika anda menanamnya sendiri? Selain lebih hemat, anda pun bisa sekaligus memastikan kualitas dari bawang-bawang merah ini.
Tingkat kesulitan budidaya menanam bawang merah terbilang sangat mudah kok. Apalagi jika anda mempunyai hobi berkebun, aktifitas ini akan terasa menyenangkan sekali. Selain itu, bawang merah juga tidak memerlukan lahan yang terlalu luas karena ukuran tanamannya relatif kecil dan berbentuk tegak memanjang. Jadi, halaman belakang akan menjadi tempat yang paling ideal untuk membudidayakan tanaman bernama latin Allium cepa L. var Aggregatum ini.
Alat dan Bahan :
  • Bawang merah
  • Pupuk kandang
  • Pupuk kompos
  • Tampah
  • Cangkul
  • Air
  • Pestisida alami
Langkah-langkah :
  1. Pilih umbi bawang merah indukan yang memiliki kualitas terbaik. Hal ini ditandai dari ukurannya yang besar, berusia dewasa, permukaannya halus merata, dan tidak berpenyakit. Potong ujung umbi tersebut sepanjang 3-5 mm guna merangsang dan mempercepat pertumbuhan tunas yang baru. Setelah itu, letakkan umbi-umbi bawang merah ini di tampah dan dianginkan-anginkan di ruangan yang sejuk selama 3 hari untuk mengurangi kandungan air di dalamnya.
  2. Sembari menunggu waktu penyiapan bibit bawang merah, anda bisa mempersiapkan halaman sebagai media tanam. Pilih area halaman yang bisa mendapatkan cahaya matahari langsung secara penuh mengingat bawang merah sangat menyukai sinar alami ini. Cangkul halaman tersebut seluas 1x1 meter dengan kedalaman 30-50 cm. Tambahkan pupuk kandang dan pupuk kompos dengan dosis secukupnya ke lahan yang telah diolah tadi, lalu cangkul kembali untuk meratakan komposisinya. Berikutnya, buat bedengan-bedengan selebar 10-15 cm dan panjang 1 meter atau menyesuaikan panjang lahan yang anda pakai, dengan lubang penanaman berjarak 18-20 cm. Biarkan lahan tersebut selama 3 hari agar kondisi tanahnya normal kembali.
  3. Setelah 3 hari kemudian, bibit-bibit bawang merah telah siap ditanam. Waktu penanaman sebaiknya dilakukan saat pagi hari ketika cuaca cerah dan matahari belum bersinar terik. Penanaman dilakukan dengan memasukkan bawang-bawang tadi ke lubang penanaman secara tegak sebanyak 1-3 umbi/lubang, kemudian kubur kembali bawang tersebut dengan tanah. Lakukan penanaman ini sampai seluruh lubang terisi dengan bawah merah semuanya.
  4. Perawatan tanaman bawang merah sangat sederhana. Anda cukup menyiram lahan setiap dua kali sehari atau disesuaikan menurut kondisi lahan. Sedangkan untuk memberantas hama dan penyakit, anda bisa menggunakan pestisida alami dan mengatasinya secara manual dengan memungutnya langsung. Jangan lupa, bersihkan juga lahan dari rumput-rumput yang tumbuh di sekitarnya secara berkala. Hindari memakai pupuk dan pestisida kimia karena pemberian dosis yang salah bisa menyebabkan bawang merah yang anda budidayakan tercemar racun.
  5. Bawang merah bisa dipanen setelah usianya mencapai 2-3 bulan. Pemamenan tanaman idealnya dilakukan ketika pagi hari di mana tanaman-tanaman bawang merah ini masih dalam kondisi fresh. Selain umbinya, anda juga bisa memanfaatkan daun bawang merah untuk diolah menjadi masakan yang lezat.
Selamat mencoba dan jangan lupa ajak keluarga anda!


Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive