Cara Mudah Menanam Kangkung Sistem Hidroponik Sederhana di Rumah

.
.
Cara Menanam Kangkung Sistem Hidroponik Sederhana. Kangkung merupakan sayuran yang tumbuh di perairan. Jadi kangkung sangat cocok untuk ditanam dengan sistem hidroponik. Kali ini akan saya sampaikan salah satu cara menanam kangkung hidroponik dengan teknik apung.



Sebelum melangkah ke tahap yang lebih jauh menanam kangkung sistem hidropoik teknik apung, siapkan beberapa alat dan bahannya terlebih dahulu. Bahan yang akan diguanakan antara lain adalah :

Floral Foam atau bahan media tanam lain yang bisa digunakan
Gelas air mineral bekas (kondisi bagus)
Bak plastik/alat lainnya untuk menampung cairan nutrien
Air Sumur
Gabus putih
Bibit Kangkung
Larutan Nutrisi
Pisau/cutter, solder listrik, selotip plastik

Setelah alat dan bahan sudah tersedia, maka silahkan makan dulu sebelum bekerja. Hehehe
Langkah selanjutnya adalah tahap pembuatan rangkaian.

1. Lubangi bagian dasar gelas plastik dengan solder atau paku yang dipanaskan.

2. Potong Floral Foam sesuai dengan wadah gelas plastik. Floral Foam ini digunakan sebagai media tanam untuk bibit nanti. Lubangi Foral Foam 3-5 lubang agar menambah daya resap media tanam dan sebagai jalan untuk akar nantinya.

3. Rendam floral foam yang sudah berbentuk kubis ke dalam air yang berasal dari sumur, selama kurang lebih 15 menit. Setelah 15 menit direndam dalam air, floral foam akan terasa berat dan air akan masuk dalam floral foam.

4. Masukkan biji kangkung pada 5 lubang kecil yang sudah dibuat di Floral Foam tersebut. Kemudian masukkan potongan kubus ke dalam gelas air minum plastik hingga menyentuh dasar pot plastik tersebut.

5. Isi bak / ember dengan air sumur yang sudah disiapkan.

6. Lubangi Gabus / Sterofoam 5-8 atau sesuai selera yang anda inginkan (menyesuaikan banyaknya gelas plastik tadi)

7.  Setelah membuat lubang, taruh gabus tersebut di atas bak plastik yang sudah diisi air dari sumur. Kemudian taruh gelas plastik yang sudah diisi kubus dengan bibit kangkung di dalam lubang yang sudah dibuat. Usahakan bagian bawah gelas plastik terendam air.

8. Setelah itu simpan di tempat teduh, dan selama 5 hari kemudian bayi kangkung akan mulai terlihat.




Membuat Larutan Nutrisi

Untuk membuat larutan nutrisi anda bisa lihat di ulasan terdahulu mengenai pembuatan larutan nutrisi, atau anda ikuti ulasan berikut.

Terlebih dahulu menyiapkan bahan-bahannya, yakni:

    1 sendok makan pupuk NPK Mutiara 16-16-16,
    1 sendok teh pupuk Gandasil Daun,
    1 sendok teh pupuk cair Greentonik.

Semua bahan ini mudah dibeli di toko pertanian. Jika semua bahan sudah tersedia, pada hari kelima pasca penanaman biji kangkung, ambil salah satu pot yang ada di media tanam (biasanya ambil yang ada di tengah) kemudian masukkan 1 sendok makan butiran pupuk NPK pelan-pelan ke dalam air dan aduk secara merata. Kembalikan pot tersebut ke media tanam.

Pada hari ke 10, masukan 1 sendok teh pupuk gandasil daun ke dalam air yang ada di media tanam, aduk hingga merata. Setelah itu masukkan pula satu sendok teh pupuk cair greentonik dan aduk secara merata.

Jangan lupa untuk menambah air sumur sedikit saja hingga menyentuh dasar pot, setidaknya air harus 1 cm di atas pot.




Perawatan Kangkung Hidroponik

Untuk merawatnya, setiap harinya media tanam hidroponik yang berisi biji kangkung ini harus terkena sinar matahari pagi selama 3 hingga 4 jam.
Anda juga harus memeriksa air dalam media tanam, jika air kurang, tambahkan air secukupnya. Dan ingat untuk menyimpan media tanam di tempat yang aman dari air hujan.

Setelah semua proses tersebut dilalui pada hari ke 30, kangkung sudah bisa dipetik dan dikonsumsi. Setelah panen, potong dahan kangkung hingga 10 cm dari bawah. Nantinya kangkung ini akan tumbuh kembali, dan pada hari ke 50 akan bisa dipanen untuk kedua kalinya.

Demikian info dari saya tentang menanam kangkung sistem hidroponik teknik apung. Semoga bermanfaat.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive