Analisa Peluang Usaha Budidaya Cabe Rawit Dengan Polibag Modal Kecil Untung Besar

.
.



Analisa Peluang Bisnis Budidaya Cabe Rawit Modal Kecil Untung Besar

Budidaya caberawit merupakan salah satu bisnis Yang Sangat Menjanjikan Karena Cabai adalah Salah Satu Bumbu Masak yang banyak dicari oleh ibu rumah tangga. Nah Bagi Anda Yang ingin Mencoba membangun usaha Sampingan Dirumah Maka Berbudidaya Cabai Rawit menjadi pilihan Yang Sangat Bagus Untuk Bisnis Sampingan Ibu Rumah Tangga. Gimana Tertarik Kan Mencoba Usaha Rumahan Yang Sangat Menjanjikan ini ? Sudah Menjadi Rahasia Umum Bahkan Sering masuk Dalam berita Nasional Kalau Harga Cabai Selalu Cenderung Naik Tiap Tahunnya Dan Kalau ada Event Semisal Lebaran, Kelangkaan Dan Lainya Maka Harga Cabe Rawit Menjadi Komoditi Yang Sangat Mudah Untuk Naik Tajam. Nah Dengan Membuat Budidaya Cabe Rawit Maka Anda Selain Bisa Mencukupi Kebutuhan Memasak Harian Namun Juga Bisa Menjadi Potensi Penghasil Keuntungan Yang Besar Kalau Dijual Di Pasar.
Menanam Cabe Rawit ini Bisa Dilakukan Dengan Berbagai Media Semisal Dengan Tanah Langsung, Organik dan Bisa Mencoba Budidaya Cabe Rawit Dalam Polybag Atau Yang Sering Disebut Sebagai Sistem Perkebunan Holtikultura Modern. Untuk Jenis Cabe Yang Sering Ditanam Itu Juga Bermacam Macam. Ada Yang Cabe Rawit Merah, Cabe Rawit Hijau Organik Dan Berbagai Jenis Lainya. Nah Bagi anda Yang Tertarik Untuk Mencobanya Silakan Baca Secara Lengkap Artikel ini Karena Saya Juga Menyertakan Analisa Budidaya Cabe Rawit Dan Panduan Bagaimana Memulai Usaha Ini Dengan Modal Kecil Namun Menghasilkan Keuntungan Yang Besar. Silakan Baca Selengkapnya Diakhir Artikel.
Proses Cara Berkebun Budidaya Cabai Rawit menggunakan Media Polybag atau Pot Plastik Sebenarnya tidaklah Sulit. Semuanya Hampir Mirip seperti kita sedang Berkebun menanam bunga, Nah Untuk Lebih Jelasnya Silakan Coba Anda Ikuti Cara Berbudidaya Cabai Rawit dengan Polybag atau Pot yang Sudah saya lakukan dirumah Sebagai Hobi Dan Peluang Bisnis Sampingan Yang Menguntungkan Walau Dengan Modal Yang Relatif Minim Atau Kecil.
Cara Budidaya Cabe Rawit Menggunakan Polybag atau Pot yang saya lakukan ini berdasarkan dari sebuah Penelitian / riset sederhana,  Saat itu Saya hidup di perkotaan atau tepatnya di perumahan yang lahan dan Tanahnya sempit serta terbatas. Saat itu Ingin Sekali Menanam Sesuatu Yang Bisa Digunakan Sebagai Pelengkap Biaya Makanan Sehari Hari Namun Tidak Bisa. Hal ini Jelas berbalik 180 derajat saat saya pulang kampung Halaman dimana saya lebih leluasa Untuk Menanam Poho Apapun DiTanah. Karena ingin Mencoba Yang unik Akhirnya Saya Nekat Menanam Cabe Rawit Dengan Media Pot Polybag Dirumah Sebagai Sampingan. Nah ikuti Panduan Lengkapnya Dibawah ini

Panduan Peluang Bisnis Budidaya Cabe Rawit Dengan Polybag Modal Kecil Untung Besar

1. Proses Pemilihan benih.
Dalam memilih benih Cabe Maka pastikan benih Cabai Warit Anda memiliki kualitas yang bagus. Kalau Saya Lebih Suka Membeli Benih Varietas Unggul Agar Lebih Meyakinkan Panenya Nanti
2. Penyemaian benih.
Cabai Rawit sebaiknya disemaikan dulu Sebelum ditanam dalam polybag. Hal ini Bertujuan Agar Perkembangan Tanamn bisa Maksimal. Nah Untuk Tempat persemaian bisa menggunakan polybag ukuran kecil (8×9 cm), Atau Bisa Gunakan daun pisang, baki (tray) Untuk persemaian, dan Bisa Juga Memakai petakan tanah Sebagai Media Penyemaian
3. Area Penanaman
Nah Untuk Menyiapkan lokasi penanaman harus sudah siap Sebelum Cabai Ditanam Kalau Saya paling lambat dua minggu sebelum Waktu tanam, Bahan Yang Diperlukan adalah tanah gembur atau top soil, Pupuk kompos, dan Tambahan pupuk kandang Lalu dimasukan ke dalam pot atau polybag yang berukuran diameter minimal 30 cm.
4. Proses Penanaman benih cabai.
Untuk Langkah ini Memiliki Beberapa Detail Yaitu :
– Sebaiknya Anda Membuat lubang dibagian tengah media, Lebih besar sedikit dari ukuran media bibit Tadi.
– Dorong dari bawah Polybag Untuk Buka plastik bibit. Pastikan Jangan Merusak Bibit Lalu Masukan bibit Cabe ke lubang yang sudah dibuat.
– Kalau Semua Sudah Siap Silaka Ditutup dengan media bekas dari pembuatan lubang, jangan Lupa diratakan.
– Janga Lupa Menyiram media tanam dengan air biasa secara merata.
5. Merawat Benih Cabe Rawit Pedas
Untuk Memastikan Pertumbuhan Dari Kebun Cabai Anda Maka Lakukanlah Beberapa Langkah Dibawah ini :
– Proses Pemupukan, Sebaiknya anda Menggunakan pupuk organik cair Yang disemprotkan pada masa pertumbuhan daun dan juga pertumbuhan buah.
– Proses Penyiraman, Seharusnya anda Menyirami Cabai sekurang-kurangnya 3 hari sekali. Namun Kalau Misalkan matahari bersinar terik, Sebaiknya anda Menyirami tanaman Cabai anda setiap hari.
– Penanggulangan Hama dan penyakit tanaman cabe rawit, silakan Gunakan Anti Hama Alami. Jangan Gunakan Pestisida Kalau Memang Belum Diperlukan
6. Proses Memanen Budidaya Cabe Rawit
Kita Bisa Mulai Memanen Kebun Cabai Kita setelah 2 bulan ditanam. Dan Masa panen Paling Baik adalah saat buah Cabai belum sepenuhnya berwarna merah, Atau Kalau Dilihat masih ada garis hijaunya.
ANALISA USAHA MODAL BISNIS BERTANI BUDIDAYA CABE RAWIT YANG MENGUNTUNG
Untuk Analisa ini Kita Menggunakan Jenis Cabe VARIETAS   : DEWATA F-1 dengan Asumsi Menggunakan Lahan Seluas : 0,5 Hektar dan POPULASI    : 9000 Tanaman Cabai. Nah inilah Perkiraan Biaya Yang Dikeluarkan
A. Biaya Untuk SARANA PRODUKSI
1. Benih Cabai 70gr = Rp. 300.000
2. Pupuk Kandang Kompos 330Kg  @ Rp. 10000 = Rp.  3.300.000
3. Kapur 50 sak @ Rp. 50.000 = Rp. 2.500.000
4. Pupuk organik :
– Pupuk Urea 5 sak @ Rp. 70.000 = Rp. 350.000
– Pupuk Sp. 80 kg @ Rp. 3000  = Rp. 240.000
– Pupuk Korkali 2 zak @ Rp. 500.000  = Rp. 1.000.000
5. Plastik Polybag Sekitar 8 kg @ Rp. 25.000   = Rp. 200.000
6. Obat Pestisida 50 liter @ Rp. 70.000    = Rp. 350.000
Total Biaya Produksi Adalah  = Rp.8.240.000
B. Perhitungan BIAYA TENAGA KERJA
1. 15 TK. @ Rp. 2000  = Rp. 250.000
2. Tenaga Untuk Pengolahan Tanah 15 TK. @ 90.000 = Rp.1.350.000
3. Tenaga Untuk Pemupukan. 330.000 @ Rp. 2000 = Rp. 660.000
4. Tenaga Untuk pengapuran  40 @ Ep. 2000 = Rp.   80.000
5. Tenaga Untuk Penyemaian 10.000 @ Rp. 50.000  = Rp. 500.000
6. Tenaga Untuk Penanaman 9.000 @ Rp. 100   = Rp. 900.000
7. Tenaga Untuk Penyiangan  = Rp.1.875.000
8. Tenaga Untuk Pemupukan 4 kali @ Rp. 170.000  = Rp. 680.000
9. Tenaga Untuk Penyemprotan 30 tangki x Rp. 2000 x 6  = Rp. 360.000

10. Tenaga Untuk Panen Estimasi produksi 4500 kg @ Rp. 1500 = Rp.6.750.000
Total Biaya Yang Dikeluarkan = Rp.13.365.000
Nah Dari Total Biaya diatas Maka Kita Akan Membutuhkan Biaya Sekitar =
– Biaya Sarana Produksi = Rp.8.240.000
– Biaya Tenaga Kerja = Rp.13.365.000
* Maka Totalnya : Rp. 21.605.000
* Cadangan 10%  : Rp.  2.160.500
Maka Untuk Biaya Keseluruhan Bisnis Budidaya Kebun Cabe Rawit ini Adalah : Rp. 23.765.500
C. Analisis Potensi Keuntungan Dan Profit
Nah Kalau Sekarang Kita Asumsikan Tiap Hektar Menghasilkan 2000 kilogram Maka Kita Akan Menghasilkan Sekitar 1000 Kilogram. Kalau Misalkan Kita Asumsikan Harganya Per kilo = Rp. 45.000 Maka Penghasilan KOtor Kita Adalah
= 1000 kg x Rp. 45.000
= Rp. 45.000.000
Maka Keuntungan Bersih Dari Bisnis Usaha Perkebunan Cabe Rawit ini adalah :
= Keuntungan Kotor – Total Biaya Produksi
= Rp. 45.000.000 – Rp. 23.765.500
= Rp. 21.234.500
Nah Itulah Potensi Bisnis Pembudidayaan Cabai Rawit. Sangat Menguntungkan Kan Sekali Panen Saja Bisa Menghasilkan Sekitar 21 Jutaan. Ini Saja Saya Asumsikan Dengan Harga Cukup Rendah. Kalau Misalkan Pas Harga Cabai Naik Tinggi Kaya Kemarin Sampai 100.000/kilo Maka Keuntungan anda Akan Jauh Lebih Besar Untuk Bisnis Budidaya Cabai Rawit


Sumber : http://bisnisusaha.info


Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive