Cara Membuat Bibit Kelengkeng dengan Teknik Susuan

.
.
Bagaimana cara membuat bibit kelengkeng dengan teknik susuan? Kelengkeng atau lengkeng adalah tanaman buah yang bisa tumbuh mencapai ketinggian 40 m. Tanaman ini merupakan tanaman asli daratan Asia Tenggara. Buah lengkeng dikenal memiliki citarasa yang manis, sedikit berair, beraroma khas, dan segar. Itu sebabnya, harga buah kelengkeng di pasaran cukup mahal karena banyak yang menyukainya.
cara-membuat-bibit-pohon-lengkeng.jpg
Lengkeng atau Kelengkeng
Proses budidaya kelengkeng diawali dari pembuatan bibit. Salah satu teknik membuat bibit kelengkeng yang mudah dilakukan dan mempunyai tingkat keberhasilan di atas 80% adalah teknik susuan. Teknik ini dilakukan dengan menyambung batang tanaman lengkeng dan cabang tanaman lengkeng lainnya sebagai indukan. Selain itu, teknik susuan juga memungkinkan bibit yang dihasilkan lebih cepat berbuah, terutama jika memakai batang atas yang sudah berbunga.
Lantas, bagaimanakah caranya untuk membuat bibit lengkeng dengan menggunakan teknik susuan?
Alat dan Bahan :
  • Tanaman indukan berupa pohon kelengkeng yang telah berbuah dan berusia dewasa
  • Tanaman kelengkeng yang masih berusia muda dan berukuran kecil
  • Pisau
  • Plastik kresek
  • Tali rafia
Langkah-langkah :
  1. Proses pembuatan bibit lengkeng menggunakan teknik susuan dapat dilakukan dengan menyambungkan batang tanaman muda dan cabang tanaman dewasa. Berbeda dengan teknik okulasi, pada teknik ini, struktur tumbuhan yang dipakai masih lengkap sempurna termasuk memiliki sistem perakaran. Sebaiknya cabang kelengkeng muda yang digunakan ditanam di polybag agar ringan dan mudah digantungkan di cabang pohon kelengkeng indukan.
  2. Cari cabang pohon kelengkeng indukan yang memiliki ukuran diameter sama dengan batang tanaman kelengkeng muda. Potong cabang kelengkeng indukan tersebut secara melintang sepanjang 2-3 cm. Kemudian potong juga ujung batang kelengkeng muda secara melintang.
  3. Sambungkan ujung batang kelengkeng muda yang telah dipotong tepat pada cabang kelengkeng indukan. Pastikan kambium entres cabang kelengkeng indukan dan batang kelengkeng muda saling berhimpit Setelah itu, sambungan tersebut ditutup memakai plastik kresek dan diikat dengan tali rafia agar merekat kuat.
  4. Bibit kelengkeng sudah bisa dipisahkan dari pohon indukannya setelah berusia sekitar 1,5 -2 bulan. Dalam masa ini, bibit tersebut sudah menyatu sempurna dan siap untuk dibudidayakan di lahan terbuka.
Selamat mencoba!

Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Blog Archive