Umur Sapih Pedet, Faktor Penting Untuk Mendukung Pertumbuhan dan Kesehatan Sapi

.
.
Umur Sapih Pedet Yang Tepat Akan Berpengaruh Terhadap Pertumbuhan dan Kesehatan Pedet Hingga Sapi Dewasa

Banyak faktor yang menunjang keberhasilan suatu usaha peternakan penggemukan sapi potong. Ada tiga faktor utama yang layak mendapatkan perhatian khusus untuk lancarnya usaha pemeliharaan sapi potong agar mendapatkan hasil yang optimal dan menguntungkan. Tiga faktor tersebut adalah:
  • Bibit/Bakalan
  • Pakan
  • Manajemen Pemeliharaan / Handling
Satu lagi faktor yang juga akan mendukung keberhasilan penggemukan sapi potong adalah perkandangan yang baik dan nyaman bagi sapi.
Sapi bakalan yang baik tidak akan terlepas dari awal mula pemeliharaan pada saat pedet. Definisi pedet secara umum adalah anak sapi yang baru lahir hingga umur 8 bulan. Pedet yang baru lahir membutuhkan perawatan khusus, ketelitian, kecermatan dan ketekunan dibandingkan dengan pemeliharaan sapi dewasa. Pemeliharaan pedet mulai dari lahir hingga disapih merupakan bagian penting dalam kelangsungan suatu usaha peternakan sapi. Kesalahan dalam penanganan dan pemeliharaan pada pedet muda dengan umur 0-3 minggu dapat menyebabkan pedet mati lemas saat lahir, lemah, infeksi dan sulit dibesarkan, pedet didalam kandungan induknya kurang lebih selama 9 bulan lebih 10 hari, mirip dengan umur kehamilan pada manusia.

Untuk mendapatkan sapi bakalan yang baik salah satu faktor pentingnya adalah penyapihan saat pedet harus sesuai umur sapi yang tepat karena umur sapih juga akan  menentukan tingkat kesehatan pada pedet dan berpengaruh pada tumbuh kembang pedet hingga menjadi sapi bakalan yang unggul.

Umur Sapih Pedet Yang Tepat
Pada usia 3 bulan atau sekitar 12 minggu pedet bisa mulai dilatih untuk memakan hijauan pakan ternak. Hijauan yang diberikan pada pedet sebaiknya hijauan yang masih muda umurnya (jenis rumput gajah, setaria maupun rumput odot). Pemberian pakan hijauan sebagai persiapan untuk memasuki masa sapih pada pedet. Pengertian umum dari menyapih adalah menghentikan pemberian susu pada pedet, baik susu yang berasal dari induk sendiri ataupun dari induk lain atau susu buatan pabrik. Tujuan penyapihan adalah untuk menghemat biaya pembesaran pedet. Cara penyapihannya sedikit demi sedikit jumlah susu dikurangi, sebaliknya pemberian konsentrat dan hijauan ditingkatkan sampai pada saat pedet disapih sehingga terbiasa dan tidak mengalami stres. Pedet umur tiga bulan, rumen dan retikulum sudah berkembang dengan baik. Pedet umur 3 sampai dengan 4 bulan pedet mulai disapih dengan cara mengurangi jumlah susu yang diberikan, kemudian diberikan kosentrat sedikit – sedikit sehingga mau makan kosentrat tersebut. Jadi umur sapih pedet yang tepat adalah 4 bulan ke atas atau saat pedet sudah mulai terbiasa mengkonsumsi hijauan dan konsentrat. Perkembangan rumen dan retikulum pedet yang sudah semakin sempurna diatas umur tiga bulan akan membuat penyerapan pakan konsentrat dan hijauan semakin baik sehingga pemberian susu bisa mulai dihentikan..

Selain menentukan umur sapih pedet seperti diatas yaitu usia diatas 4 bulan, ada juga beberapa ciri yang menunjukkan pedet siap disapih, antara lain:
  • Pedet sudah jarang atau bahkan sudah tidak lagi menyusu pada induknya
  • Bobot badan sudah mencapai kurang lebih 150 kg
  • Kondisi pedet gemuk dan sehat dan sudah mengkonsumsi konsentrat formula pedet (calf starter) sebanyak 0,5 kg/hari atau lebih.
  • Pedet mulai terbiasa mengkonsumsi hijauan dengan jumlah selalu meningkat hingga mencapai 1,5 kg sampai 2 kg perharinya.
  • Sudah terbiasa ditempatkan dikandang yang terpisah dengan induknya dan tidak terlihat stress/teriak-teriak memanggil induknya.
Tips sederhana agar pedet tetap sehat

  • Induk pedet harus mendapatkan pakan yang cukup dari segi nutrisi dan jumlahnya yaitu pada saat bunting dan setelah pedet lahir.
  • Pastikan pedet mendapat susu kolostrum yang cukup, minimal selama 3 hari sejak pedet lahir
  • Tali pusar anak sapi setelah lahir harus segera diolesi yodium tincture.
  • Pedet ditempatkan dalam lingkungan kandang yang bersih, kering, dan bebas dari lingkungan yang lembab.
  • Jika diberi tambahan susu buatan pabrik maka ssusu  yang diberikan harus sesuai dengan jumlah yang diperlukan dan tidak boleh lebih dari 10% bobot badan anak sapi.
  • Suhu susu yang diberikan harus tetap dari hari ke hari, yaitu 38 ÂșC.
  • Selalu menjaga kebersihan peralatan, terutama kebersihan ember tempat minum dan pakan sapi harus dijaga.
  • Jika dirasa perlu maka bisa ditambahkan antibiotik ke dalam susu anak sapi atau pakan konsentratnya dapat mencegah penyakit jika pedet terlihat kurang sehat.
  • Selalu kontrol dan segera pisahkan pedet yang sakit dengan pedet yang sehat untuk menghindari penularan penyakit.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Blog Archive