Cara Unik Pengendalian Burung Pipit Pada Tanaman Padi dengan Jengkol

.
.
Kecamatan Padangan adalah salah satu Produsen Padi Terpenting diwilayah Kabupaten Bojonegoro bagian barat, luas sawah dikecamatan +/-  1000 hektar dan 85 persen diantaranya sudah tercover jaringan irigasi yang baik dengan masa panen rata-rata 5 kali panen per 2 tahun dengan produksi rata-rata 6,5 ton perhektar.
Namun beberapa tahun belakangan ini para petani dikecamatan ini mengalami kendala yang belum bisa tertangani sampai sekarang yaitu serangan hama burung pipit. Hama ini menyerang buah padi yang mulai berisi sampai yang sudah berisi penuh.
Kerugian yang dialami petani adalah :
  1. Berkurangnya produksi gabah sampai 15 persen
  2. Biaya Produksi yang membengkak sampai Rp 3.000.000,00 perhektar
  3. Berkurangnya waktu para petani karena tersita untuk menunggu sawah sampai hari panen tiba.
Beberapa hal yang sudah dilakukan Petani Padangan untuk penanggulangan hama antara lain
  1. Pemasangan Kaleng-kaleng yang diikat tali pada satu titik.
  2. Pemasangan jarring

Namun hasilnya tidak maksimal, disamping itu juga tidak semua petani mampu membeli jaring yang harganya mencapai Rp 2.000,00 per meter persegi atau 20 juta perhektar.

Cara Pengendalian Burung Pipit
cara pengendalian burung pipit pada tanaman padi degan biaya murah dan hasil memuaskan yaitu dengan aplikasi Buah Jengkol. Caranya biji buah jengkol yang masih muda (yang dibuat masak) sebanyak 1 kg per hektar, dengan biji jengkol tersebut di iris-iris menjadi 9 bagian per biji. Bagian tersebut direndam pada air 1 liter pada botol bekas air mineral selama 12 jam. Kemudian biji rendaman beserta botol tersebut ditancapkan dengan tiang/ajir pada area tanaman padi dengan tutup botol tersebut terbuka. Aroma jengkol tidak disukai burung pipit, sehingga secara otomatis mengusir burung pipit pada area tanaman padi. Selamat mencoba.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive