Kultur Jaringan, Cara Menghasilkan BIBIT dalam Jumlah Banyak dengan Waktu Cepat

.
.
Kultur jaringan merupakan salah satu cara untuk membudidayakan tanaman. Cara ini termasuk ke dalam cara pembudidayaan tanaman secara vegetatif. Jika Anda ingin memperbanyak tanaman namun memiliki sifat yang sama dengan induknya, dapat menggunakan metode kultur jaringan.
Inilah Metode Terbaru Perbanyak Tanaman
Cara mengembangkan kultur jaringan terbilang cukup rumit. Anda harus melakukan semua proses secara steril agar apa yang dikerjakan berhasil. Jika ingin menggunakan metode kultur jaringan untuk membudidayakan tanaman, caranya adalah dengan mengisolasi bagian tumbuhan seperti protoplasma, sel, jaringan, atau organ tanaman.
Bagian yang Anda ambil tersebut ditumbuhkan dalam kondisi yang aseptik. Sehingga, diharapkan nantinya bagian yang kamu isolasi akan memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi satu tanaman utuh.
Kultur jaringan ini merupakan teknik yang didasari dari teori sel yang ditemukan oleh Schawann dan Scheleiden pada 1883. Schawann dan Scheleden mengatakan bahwa sel memiliki sifat totipotensi sel. Apa itu sifat totiotensi sel?
Totipotensi sel merupakan sifat setiap sel tanaman yang hidup membawa informasi genetik dan perangkat fisiologis yang lengkap untuk dapat tumbuh dan berkembang menjadi tanaman yang utuh. Tapi, sifat itu harus memenuhi syarat. Syaratnya adalah dengan kondisi lingkungan yang sesuai.
Metode kultur jaringan ini sudah banyak diterapkan untuk membudidayakan suatu jenis tanaman. Metode ini dipilih karena memiliki beberapa manfaat. Manfaat kultur jaringan antara lain, melestarikan sifat tanaman induk, menghasilkan tanaman yang sifatnya sama dengan induknya, dapat menghasilkan tanaman baru yang banyak dalam waktu yang relatif lebih singkat, dapat menghasilkan tanaman yang tahan terhadap virus, dan melakukan kultur jaringan itu tidak tergantung dengan musim.
Selain itu, kultur jaringan juga memiliki manfaat dapat dijadikan sarana untuk melestarikan plasma nutfah. Dan yang terakhir adalah dapat digunakan untuk menciptakan varietas baru melalui rekayasa genetika.
Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan metode kultur jaringan.
Kelebihan kultur jaringan:
Setiap metode pastilah selalu ada kurang atau lebihnya, termasuk kultur jaringan. Ada beberapa kelebihan yang didapatkan jika kamu menggunakan metode kultur jaringan.
  • Anda tidak harus menunggu musim untuk memperoleh bibit tanaman.
  • Anda dapat memperoleh bibit dalam jumlah yang banyak dalam waktu yang relatif singkat.
  • Bibit yang dihasilkan akan memiliki sifat yang seragam.
  • Bibit akan tahan terhadap penyakit.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk distribusi bibit relatif lebih murah.
  • Proses pembibitan akan bebas dari gangguan hama, penyakit, dan faktor lingkungan lainnya.
  • Anda dapat memperoleh sifat tanaman sesuai keinginan.
Kelemahan kultur jaringan:
Selain ada kelebihan, tentu juga ada kekurangan dari metode kultur jaringan ini.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan metode kultur jaringan ini cukup tinggi.
  • Hanya orang terlatih saja yang dapat melakukan dan menjalankan metode kultur jaringan.
  • Bibit harus diberikan proses aklimatisasi dulu karena terbiasa dalam kondisi lembap dan aseptik.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive