Cara Unik Mencangkok Tanaman Agar Cepat berakar

.
.

Mencangkok merupakan cara melakukan perkembangbiakan tanaman secara vegetatif buatan, artinya dengan cara mengambil kambium pada batang tanaman dikotil supaya lebih cepat menghasilkan akar-akar yang tumbuh di sekitar potongan pada bagian kulit batangnya.

Dalam kegiatan mencangkok, pastikan bahwa kambium telah hilang seluruhnya sebelum batang yang hendak dicangkok dibungkus dengan tanah murni. Dan hal tersebut tidak boleh terlewatkan, dengan tujuan supaya hasil cangkoknya tumbuh optimal.
Banyak para petani/pekebun yang melakukan perkembangbiakan vegetatif (cangkok) terhadap tanaman-tanaman hortikultur buah yang mereka budidayakan.

Beberapa jenis tanaman buah yang sangat cocok untuk dilakukan cangkok batang diantaranya, yakni jambu biji, mangga, jeruk, alpukat, rambutan, kelengkeng, dan lain sebagainya.
Adapun harapan dari kebanyakan dari tukang cangkok tanaman yakni bagaimana cara cepatnya supaya cangkokan berakar?
Untuk mendapatkan hasil cangkokan cepat berakar, ada beberapa kiat (langkah) perawatan batang tanaman yang sedang dicangkok, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Supaya batang tanaman cangkok berakar, maka lakukan pembuangan lendir di sekitar permukaan batang tanaman yang hendak dicangkok. Lendir-lendir ini adalah kambium dan wajib dibuang/dikeringkan beberapa saat sebelum batang cangkok dibalut oleh tanah dan pembungkus plastik. Aktivitas kambium yang berlebih dan tidak dibersihkan pada saat mencangkok dapat menghambat pembentukan akar, dan justru pembuangan kambium dapat mempercepat pertumbuhan akar pada batang yang dicangkok;
  2. Pastikan bahwa ventilasi antara lingkungan luar dan media tanam (tanah) sebanding, dan jangan lupa beri lubang-lubang kecil yang banyak pada plastik pembungkus tanah cangkok supaya ventilasi udara berjalan lancar, sehingga lingkungan di dalam tanah menjadi lebih stabil;
  3. Untuk mempercepat pertumbuhan akar pada batang cangkok, sebaiknya lakukan penyiraman secara teratur, jangan sampai tanaman yang dicangkok mengalami kekeringan pada media tanahnya karena tidak pernah disiram. Kekeringan pada media tanam (tanah) dapat menyebabkan tanaman menjadi stress dan sulit menghasilkan akar dalam jangkan waktu yang relatif cepat;
  4. Menggunakan media cangkok yang gembur, dalam hal ini sebaiknya anda mencampurkan antara komponen tanah liat dengan pupuk dari kotoran ayam yang telah dikeringkan. Perbandingan tanah liat dengan pupuk kotoran ayam yakni 3:1, dan pastikan bahwa tanah liat yang digunakan bukan berasal dari tanah merah;
  5. Melakukan penyiraman secara rutin pada batang tanaman yang dicangkok adalah sangat penting, karena selain dapat membuat media tanam (tanah) menjadi lebih lembab, juga dapat mempertahankan suhu dan tingkat keasaman tanah (pH), sehingga akan merangsang jaringan meristem pada batang tanaman untuk melakukan aktivitas pembelahan secara terus-menerus;
  6. Beberapa petani/pekebun yang sudah bertahun-tahun mencangkok tanaman telah membuktikan bahwa aktivitas pencangkokan sebenarnya telah merusak pada bagian kulit batang, sehingga penyiraman pada tanaman yang dicangkok juga dapat merangsang salah satu hormon tumbuhan (fitohormon) yakni asam traumalin untuk menyembuhkan luka pada batang tanaman dan juga merangsang percepatan pertumbuhan akar pada batang tanaman yang dicangkok;
  7. Sebaiknya batang tanaman yang dicangkok diposisikan/berada pada kondisi terang (tidak ternaung), letakkan batang tanaman yang dicangkok pada tempat terbuka yang terkena sinar matahari, sebab selain aktivitas fotosintesis tanaman berjalan lancar, juga dapat merangsang pertumbuhan akar pada batang yang dicangkok;
Itulah tadi sobat, beberapa langkah/cara agar batang tanaman yang dicangkok cepat berakar. Cara yang telah dijelaskan di atas dapat anda terapkan jika memang anda adalah orang yang baru saja mengenal dan menekuni usaha cangkok tanaman bibit.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kita semuanya. Selamat mempraktekan, semoga berhasil.
Sumber : guruilmuan.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Blog Archive