Panduan Lengkap Cara Budidaya Kroto Secara Mudah dan Sederhana

.
.


Cara Budidaya Kroto Secara Sederhana - Pada topik sebelumnya kami telah membahas analisis usaha cara budidaya kroto, kini Kami akan mengupas mengenai bagaimana tahapan-tahap menjalankan budidaya kroto yang benar, agar menghasilkan panen kroto yang melimpah.

Inilah salah satu peluang usaha yang sangat menjajikan. Tidak membutuhkan tenaga dan menyita banyak waktu, yaitu budidaya kroto.

Tahapan Cara Budidaya Kroto
Cara budidaya kroto tidak sulit, akan tetapi ada beberapa hal yang harus Anda tahu terlebih dahulu, yaitu tentang seluk beluk binatang kecil satu ini semut rangrang penghasil kroto.
Cara Budidaya Kroto Secara Sederhana
Cara Budidaya Kroto Secara Sederhana
Semut rangrang adalah serangga yang hidup dengan cara berkoloni, dengan setiap kooni terdiri dari :
  1. Ratu Semut, merupakan pemimpin sebuah koloni dari semut rangrang yang juga bertugas sebagai petelur penghasil kroto. Bentuknya seperti tawon atau lalat hijau paling besar diantara anggota koloninya.
  2. Semut Jantan, Berwarna kehitaman dan ukurannya lebih kecil dibandingkan ratu semut, memiliki siklus hidup yang singkat ( kira – kira satu minggu ) dan bertugas untuk membuahi ratu semut agar menghasilkan telur.
  3. Semut Pekerja, ini merupakan semut betina yang mandul dan bertugas menjaga telur – telur kroto hingga menetas
  4. Semut Prajurit, semut inilah yang betugas mencari makan bagi anggota koloninya, serta melindungi keamanan rumah koloni dari ancaman yang membahayakan rumah mereka.
Itulah anggota koloni dari setiap koloni semut rangrang yang sempurnya. Maka dari itu, cara budiaya kroto atau semut rangrang harus perhatikan kesetabilan koloni.

Peternak kroto yang cerdik tidak akan memanen kroto setiap kali siklus panen. Ada periode tertentu dimana telur semut tidak di panen, agar menetas dan menghasilkan koloni – koloni semut rangrang yang baru. Ini adlaah kunci utama cara budidaya kroto, tentunya agar produktifitas dan kualitas kroto yang dihasilkan tetap optimal.

Membuat Media Sarang Kroto dari Toples

Media yang digunakan dalam cara budidaya kroto umumnya adalah dengan media toples, meskipun ada beberapa peternak yang mencoba dengan menggunakan media lain seperti paralon maupun bambu.
Namun jika melihat dari berbagai fungsinya serta mudah didapatkan, maka banyak para peternak kroto yang menggunakan toples sebagai media sarang kroto. Ada 4 tahapan cara budidaya kroto dalam proses ini yaitu :
  1. Cara budidaya kroto yang pertama adalah membuat media sarang bagi koloni semut rangrang tersebut agar mau bertelur. Jika  Anda menggunakan stoples, lubangilah toples tersebut di bagian bawah dengan diameter 5 – 7 cm, kemudian tutup kembali lubang tersebut dengan lakban.
  2. Setelah Anda mendapatkan bibit koloni semut rangrang dari pohon di alam bebas, masukkannya sarang tersebut kedalam toples tadi lalu tutup dengan rapat. Usahakan mendapatkan koloni semut yang lengkap, yaitu terdiri dari anggota – anggota koloni yang sudah Kami jelaskan diatas agar semut dapat bertelur dengan sempurna.
  3. Tahap berikutnya dari cara budidaya kroto adalah menyiapkan nampan plastic datar, kemudian isilah nampan tersebut dengan air hingga setinggi setengah dari tinggi sisi nampan. Taruhlah batu bata yang berpermukaan data di tengah – tengah nampan yang telah diisi oleh air tersebut. Tujuan pemberian air adalah agar semut tidak kabur saat dipindah ke lokasi tersebut.
  4. Berikutnya taruhlah toples yang telah diisi oleh bibit sarang semut rangrang tesebut diatas batu bata dengan posisi terbalik yaitu bagian toples yang dilubangi tadi berada menempel pada batubata tersebut. Setelah posisinya benar – benar tegak, lepaslah lakban pentutp lubang toples tersebut agar semut bebas keluar untuk mencari makan.
Nah jika Anda mendapatkan bibit kroto dengan membeli langsung kepada peternak kroto, maka cara budidaya kroto jauh lebih praktis. Sebab para peternak kroto menjual bibit sudah lengkap dengan media toples yang dilubangi juga. Anda tinggal menaruh toples tersebut pada rak yang sudah di sediakan.
Cara Budidaya Kroto Secara Sederhana
Cara Budidaya Kroto Secara Sederhana
Cara Budidaya Kroto Secara Sederhana
Cara Budidaya Kroto Secara Sederhana
Dengan cara budidaya kroto tanpa proses pembibitan sendiri akan lebih memudah Anda tentunya, sembari mengasah kemampuan Anda tetap melakukan pembibitan sendiri.

Cara Memberi Pakan dalam Budidaya Kroto
Langkah berikutnya cara budidaya kroto adalah memberikan pakan. Makanan kroto biasanya berupa serangga mati seperti kecoa, ulat, jangkrik, maupun sisa – sisa makanan.

Disamping makanan – makanan tersebut, cara budidaya kroto agar cepat panen juga membutuhkan nutrisi tambahan berupa air gula yang ditambahkan sedikit madu. Gunakan potongan gelas bungkus bekas air mineral sebagai tempat air gula tersebut, lalu tempatkan di samping stoples agar mudah dijangkau oleh semut saat keluar dari sarangnya.

Jika cara budidaya kroto yang Anda lakukan benar, pasokan makanan kroto juga terjaga, serta tidak banyak semut yang kabur keluar jauh dari sarangnya, dalam kurun waktu 2 – 3 bulan kroto sudah dapat dipanen.

Untuk satu toples kecil rumah koloni semut rangrang rata – rata akan menghasikan panen kroto seberat 1 ons, dan Anda tinggal hitung saja berapa stoples yang Anda punya dan kalikan dengan harga jual dari kroto tersebut di pasaran.

Demikian pembahasan singkat mengenai cara budidaya kroto, dan jangan lupa untuk membaca juga artikel terkait dari Kami yaitu, cara budidaya kroto rumahan.  mengupas pengalaman – pengalaman para peternak kroto yang telah meraup untung dari berternak semut rangrang tersebut.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive