Tips Panduan Singkat Budidaya Ikan Air Tawar

.
.


Panduan Singkat Budidaya Ikan Air Tawar – Usaha budidaya ikan air tawar memang sangat menggiurkan, terutama jika dilihat dari omset yang dihasilkan.

Sebenarnya, budidaya ikan air tawar tidak mudah dilakukan karena diperlukan pengetahuan dan pengalaman yang memadai.

Budidaya ikan air tawar jelas berbeda dengan budidaya ikan air laut atau air asin. Ini dikarenakan tidak semua ikan akan cocok dengan air tawar.
Panduan Singkat Budidaya Ikan Air Tawar
Panduan Singkat Budidaya Ikan Air Tawar
Sekarang ini budidaya ikan air tawar memegang peranan penting dalam menyuplai pasar sebagai akibat kebutuhan konsumsi ikan yang meingkat.

Budidaya juga menjadi alternatif mendapatkan ikan karena produksi ikan hasil tangkapan dinilai menurun. Penurunan hasil tangkapan nelayan terjadi karena proses penangkapan ikan yang tidak memerhatikan regenerasi ikan sehingga ikan laut berkurang drastis jumlahnya.

Atas dasar itulah, sekarang ini banyak usaha budidaya ikan semakin berkembang. Produksi ikan laut yang berkurang membuat para pembudidaya ikan semakin berkembang untuk memenuhi jumlah permintaan pasar.

Panduan singkat budidaya ikan
Ada beberapa panduan yang harus dilakukan untuk melakukan budidaya ikan air tawar. Langkah-langkah ini akan membuat budidaya ikan ini lebih efisien sehingga panen yang diperoleh akan sesuai dengan yang ditargetkan. Berikut ini adalah beberapa pertimbangan yang harus diambil ketika melakukan budidaya ikan air tawar.
  • Pemilihan jenis kolam. Dalam budidaya ikan, pemilihan jenis kolam sangat berpengaruh pada keberhasilan ternak ikan air tawar. Untuk skala budidaya kecil, kolam yang terbuat dari terpal sangat dianjurkan karena kepraktisan dalam perawatan maupun pemeliharaan. Sedangkan untuk budidaya dengan skala besar, jenis kolam yang terbuat dari tanah lebih cocok digunakan. Pemilihan jenis kolam juga harus mempertimbangkan jenis ikan yang akan dibudidayakan. Untuk beberapa jenis ikan tertentu, budidaya lebih tepat dilakukan dari kolam yang terbuat dari tanah.
  • Memilih bibit dan induk unggulan. Budidaya ikan dapat diartikan sebagai proses pembesaran bibit dan ternak ikan. Pembesaran bibit ikan umumnya dilakukan oleh pengusaha dengan skala kecil. Sedangkan ternak ikan pada umumnya dilakukan oleh pengusaha dengan skala besar dengan menggunakan kolam khusus dari mulai untuk indukan, telur, hingga anakan. Rata-rata setiap pertumbuhan ikan mempunyai habitat kolam tersendiri. Usahakan untuk memisahkan indukan dalam kolam tersendiri, karena indukan akan lebih mudah mengalami stress.
  • Pemijahan ikan. Budidaya ikan tidak akan terlepas dari aktifitas pemijahan ikan. Pemijahan ikan adalah proses yang dilakukan untuk mengawinkan dan mengambil telur dari suatu indukan tertentu. Telur ikan atau benih ikan akan ditempatkan pada kolam tersendiri untuk meningkatkan proses keberhasilan dalam pembuahan dan perkembangan. Pemijahan ikan juga harus dilakukan sesuai dengan kondisi jenis ikan. Salah-salah ikan hasil pemijahan tidak akan berkembang dan berhasil.
  • Makanan yang tepat. Setiap jenis ikan mempunyai kebutuhan tersendiri dalam mendukung perkembangannya. Tidak semua ikan mengkonsumsi jenis makanan yang sama, karena tiap jenis ikan membutuhkan asupan gizi yang berbeda. Inilah yang membuat para pembudidaya sering mengalami kegagalan dalam beternak ikan. Pemberian pakan ikan yang tidak sesuai dengan anjuran akan menyebabkan pertumbuhan ikan yang terganggu dan kadang menyebabkan kematian.
  • Kebersihan kolam. Untuk jenis kolam yang terbuat dari terpal, kebersihan kolam mutlak diperlukan. Kolam yang bersih akan menghasilkan ikan yang sehat sehingga perkembangannya akan terjaga.
Sebalikya, keadaan kolam yang kotor akan menyebabkan ikan susut tumbuh sehingga daya jualnya akan berkurang. Selain itu, kebersihan kolam akan membuat ikan terhindar dari beberapa jenis penyakit seperti jamur dan kutu air.
Sponsored Links
loading...
Loading...

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive