Daun Pisang, Pembungkus Makanan Alami yang Bermanfaat Ganda, Membungkus dan Menyehatkan

.
.


Anda suka atau sering makan nasi bungkus? Jika anda tinggal diperkotaan tentunya nasi bungkus yang anda santap adalah nasi yang dibungkus dengan pembungkus kertas bukan pembungkus dari daun pisang. Tetapi jika anda sering jalan-jalan ke pedesaan yang masih alami dengan budaya bungkus daun pisang anda akan dengan  mudah mendapatkan sajian nasi bungkus yang dibungkus dengan daun pisang.

Ternyata daun pisang yang digunakan untuk membungkus berbagai makanan ini tidak hanya sekedar membungkus tetapi juga menambah beberapa manfaat pada makanan yang dibungkusnya.

Anda bisa coba bandingkan rasa tempe yang saat dibuat dibungkus dengan daun pisang dan tempe yang dibuat dengan dibungkus plastik yang saat ini banyak dijajakan. Tempe dengan bungkus daun pisang akan memiliki rasa dan aroma yang lebih nikmat, kalau pinjam istilah pak Bondan rasa tempe bungkus daun pisang lebih maknyuss daripada tempe bungkus plastik.

Bisa juga anda bandingkan rasa tape yang dibuat sepotong semi sepotong dengan bingkus daun pisang dibandingkan dengan tape yang dibuat masal tanpa dibungkus dengan daun pisang. Aroma tape dengan pembungkus daun pisang akan lebih sedap dan rasa tapenya juga akan lebih nikmat. Masih banyak lagi makanan yang berbungkus daun pisang yang biasanya merupakan makanan tradisional seperi lontong, nagasari, lemet, lemper dan lain-lain. Jika anda rasakan maka makanan-makanan tersebut memiliki aroma yang sedap dan menggugah selera akibat dibungkus dengan daun pisang.

Mengapa daun pisang bisa menambah manfaat pada makanan yang dibungkusnya? Adakah kandungan zat tertentu yang menyebabkannya?

Jawabnya adalah berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli ternyata daun pisang mengandung polifenol yang merupakan antioksidan yang menyehatkan. Polifenol pada daun pisang ini bisa menurunkan resiko penyakit jantung, penyakit kardiovaskuler dan penyakit kanker. Manfaat lainnya dari polifenol adalah bisa mencegah terjadinya penyakit alzheimer (pengecilan volume otak). Dan yang terpenting dalam hubungannya dengan makanan yang dibungkus menggunakan daun pisang, polifenol ini bisa memberikan dan menambah aroma sedap pada makanan yang dibungkus dengan daun pisang, apalagi jika saat dibungkus makanan masih dalam keadaan hangat atau panas maka aroma sedap akan semakin terasa.

Keunggulan lain dari daun pisang sebagai pembungkus adalah adanya lapisan lilin alami yang terdapat pada daun pisang yang bisa mencegah makanan berkuah tumpah dan merembes keluar bungkus. Lilin alami ini sama sekali tidak membahayakan kesehatan.

Manfaat Kesehatan lain dari Daun Pisang
  • Obat alami luka bakar, caranya sederhana anda tinggal remas-remas daun pisang yang masih segar sampai lumat dan gunakan sebagai salep untuk luka bakar, lakukan secara rutin sampai luka bakar sembuh.
  • Obat alami untuk  menurunkan demam. Ambil daun pisang yang masih muda, olesi dengan minyak kelapa dan tempelkan pada perut, dahi dan punggung penderita demam.
  • Obat anti radang. Kandungan allantolin pada daun pisang bermanfaat untuk mencegah infeksi dan mengobati iritasi kulit.
  • Kandungan polifenol pada daun pisang sebagai antioksidan penangkal radikal bebas.
  • Obat alami radang tenggorokan, caranya rebus daun pisang secukupnya dan gunakan air rebusannya sebagai obat alami radang tenggorokan.
  • Obat batuk alami dengan memanfaatkan daun pisang sebagai minuman teh.
Satu hal penting dengan anda membiasakan membungkus makanan dengan daun pisang adalah anda sudah mengurangi sampah anorganik karena daun pisang adalah pembungkus yang sangat ramah lingkungan dan setelah tidak digunakan akan menjadi pupuk hijau yang sangat bermanfaat bagi kesuburan tanah.

Silakan bagikan dan sebarkan artikel ini jika bermanfaat. Terima kasih.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.