Dengan Jambu Air, Pria Ini Mampu Raih Omzet Ratusan Juta per Tahun

.
.
Buah jambu ternyata tidak hanya sebagai tanaman yang menghiasi perkarangan rumah saja. Saat ini, banyak orang yang mulai membudidayakan Jambu khususnya Jambu air secara serius.
Pasalnya, saat ini jambu air juga bisa mendatangkan penghasilan yang cukup menggiurkan.
Antonius Surbakti sudah membuktikannya. Dengan membudidayakan jambu air secara serius, ia bisa meraup keuntungan sekitar Rp 300 juta per tahun. Di rumahnya di Di Desa Durin Jagak, Kecamatan Pancur Batu, di lahan 5.000 meter persegi ia membudidayakan jambu air varietas unggul.
"Jambu air ini secara umum belum banyak yang mengetahui tentang keunggulannya. Tanaman jambu air ini pernah dianggap sebagai tanaman liar. Padahal di Malaysia yang dianggap tanaman liar ini telah dikembangkan menjadi tanaman unggul," ujarnya.
Ia menuturkan, pembudidayaan  jambu air menjadi jambu air dengan kualitas unggul tersebut dilakukan melalui proses perkawinan silang. Jambu air hasil dari perkawinan silang tersebut kemudian dikenal dengan varietas Pink Aple, Citra, dan Cincalo Madu.
"Sejak awal membudidayakan varietas tersebut luasan lahan yang digunakan masih terbatas. Meskipun begitu, karena teknik pembudidayaannya dilakukan serius, akhirnya membuahkan hasil yang sangat memuaskan," katanya.
Ia menjelaskan, teknik budidaya yang ia lakukan untuk menghasilkan varietas unggul yaitu mulai dari bagaimana penggunaan pupuk yang tidak merusak dan mudah dibuat atau didapat, utamanya pupuk organik dari lingkungan sekitar, obat-obatan, serta mempersiapkan sistem pengairan yang baik.
Ia mengungkapkan, dari sisi pemasaran selama ini masih dilakukan secara mulut ke mulut. Ia telah memiliki agen tetap untuk membeli jambu airnya.
 "Dengan membudidayakan jambu air, dalam setahun saya  bisa mengantongi omset lebih dari Rp 300 juta per tahun," tuturnya.
Setiap satu pohon Jambu Air, Antonius bisa menghasilkan buah jambu sekitar 200 kilogram dan dijual seharga Rp 13 ribu perkilogramnya. Dalam satu hektare bisa ditanami pohon sebanyak 120 batang
"Untuk saat ini yang paling penting adalah membudidayakannya dengan serius dan melakukan perawatan tanaman secara rutin agar pertumbuhannya maksimal," katanya
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive