Pembentukan Embrio Somatik Jambu Mete

.
.

 Pembentukan Embrio Somatik Jambu Mete

SEJMete



Pembentukan embrio somatik jambu mete diawali dengan penanaman eksplan nucellus pada media induksi kalus. Dari kalus embriogenik terlihat struktur awal embrio somatik. Tahap struktur yang teramati mulai kalus embriogenik, globular, torpedo hingga perkecambahan awal.
Tanaman jambu mete adalah tanaman berkayu, sehingga tingkat kesulitan untuk dikembangkan melalui kultur jaringan samam dengan kelapa sawit. Indonesia sebagai salah satu produsen jambu mete harus segera menguasai teknologi mikropropagasi jambu mete sebelum teknologi dikuasai negara lain terutama menjelang AFTA 2015.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian telah mulai melakukan penelitian mikropropagasi melalui jalur somatik emrbrogenesis dengan menggunakan nucellus yang merupakan sel integumen dari ovul, sehingga benih yang dihasilkan sifatnya sama dengan induknya.
Dengan periode kultur in vitro yang relatif lama pada media dasar MS yang ditambahkan dengan air kelapa 10% dan GA3, kemudian disubkultur kembali terlihat adanya proses perkembangan kalus moduler menyerupai PEM membentuk struktur SE globular dan embrio somatik dewasa yaitu hati bahkan ada yang sudah membentuk struktur bipolar kotiledonaire dan sudah berkembang membentuk kecambah, mulai menghijau untuk membentuk benih somatik.
Pembentukan embrio somatik dewasa merupakan awal keberhasilan penelitian selanjutnya, yaitu meningkatkan pembentukan produksi struktur bipolar (kotiledonaire) yang akhirnya membentuk kecambah. Metode yang telah dikuasai diharapkan mempunyai tingkat reproduktivitas yang tinggi sehingga dapat diaplikasikan untuk pengadaan benih somatik dari berbagai varietas unggul jambu mete di masa mendatang.
Saat ini tahap perkecambahan struktur bipolar dan kotiledonnya masih diteliti dengan cara menumbuhkan pada berbagai komposisi media. Harapannya akan segera membentuk kecambah.
sumber : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Sponsored Links
loading...
Loading...
.