Cara Mudah Memelihara Sapi Agar Selalu Sehat dan Gemuk

.
.


Cara Memelihara Sapi Agar Sehat dan Gemuk - Berikut ini adalah seputar informasi yang kami berikan untuk anda semuanya mengenai Memelihara Sapi Agar Sehat dan Gemuk. Tentunya dalam menjalani kehidupan yang semakin moderen ini banyak sekali kebutuhan yang ingin kita penuhi, maka dengan usaha yang maksimal dan disertai doa akan terwujudnya keinginan yang kita inginkan. Informasi dibawah ini adalah sebagai penyemangat anda dalam berusaha di bidang yang anda tekuni pada saat ini, simak baik-baik apa yang kami sampaikan.

waktu saya masih sering dirumah dulu ayah saya memelihara sapi jantan, yang di pelihara sendiri. sapi jantan yang di kasih pakan rumput rumputan yang di cari di pekebunan sekitar rumah atau ladang, dan terkadang sapi ini di kasih jamu atau katul untuk membantu pertumbuhan perkembangannya dan bertambah gemuk dan sehat. sapi ini di pelihara dari kecil sampai umur yang lumayan besar. kalau sapi jantan ini sudah besar ayah saya mengajari sapi jantan ini untuk menarik gerobak. di bawah ini saya akan menyajikan bagaimana cara penggemukan sapi dan bagaimana caranya agar sapi tetap sehat. referensi yang saya ambil dari artikel teman teman blogger.
Cara Memelihara Sapi Agar Sehat dan Gemuk
Cara Memelihara Sapi Agar Sehat dan Gemuk
Cara Memelihara Sapi Agar Sehat dan Gemuk
Ini adalah artikel yang saya ambil dari blognya pangan kita. yang mudah mudahan membantu bagi anda yang sedang membutuhkannya.

Masyarakat petani pemula di Skw, lebih cenderung pilih jenis sapi Bali. Karena jenis sapi ini tak cerewet. Rumput apa pun akan dilahapnya.. Juga sapi Bali ini cukup familiar di kalangan peternak Skw. Dalam pemeliharaan sapi, pakan (rumput) 10 % dari berat badan sapi harus tersedia bagi kecukupan satu hari.

Di beberapa tempat, di kota Singkawang, mudah dijumpai ampas tahu. Peternak dapat membuatnya sebagai pakan konsentrat. Hanya saja bau langu, yg keluar dari ampas kedelai itu tak mengundang selera, jadi harus dicampur dengan bahan lain. Dan pemberiannya pun pada tahap awal secara bertahap. Mungkin hari pertama sedikit dulu, hari kedua ditambah dan begitulah seterusnya. Sampai sapi itu terbiasa, terpaksa dan akhirnya harus berselera.

Aplikasi untuk berat sapi hidup 100 Kg.
Bahan: Ampas kedelai (tahu) 3-4 kg, dedak 0,5 kg, sagu 0,5 kg, ampas minyak kelapa (jaiku) 0,25 kg, ditambah 0,25 kg - 0,3,5 kg limbah kecap. Jadi jumlahnya 5 % dari berat badan sapi bali tersebut. Limbah kecap dapat dibeli di pabrik2 pembuatan kecap. Bahan ini sebagai penyedap agar selera makan sapi stabil, bahkan meningkat.

Caranya limbah kecap tersebut diencerkan, lalu diaduk dengan bahan-bahan tadi, sampai homogen, dan jika dikepal tangan tak terlalu berair. Hal ini harus memperhatikan selera sapi juga. Dari hari-kehari akan ditemukan tingkat kemacakan yg disukai sapi.
Makanan tambahan ini diberikan pada sore atau malam hari, mulai jam 18.00 WIB. Karena pada malam hari, hewan memamah-biak ini istirahat, jadi sangat baik pakan yang mengandung banyak karbohidrat ini masuk ke perutnya.

Didalam perut sapi makanan harus melalui beberapa tembolok, sebelum akhirnya keluar melalui anus. Nah, agar makanan tersebut effisiensi, sapi diberi tambahan ke dalam perutnya SOZO-4. Formula ini mengandung bakteri selektif yg berfungsi membantu proses pencernaan. Dgn kata lain lebih effektif menghancurkan makanan dalam perut sapi. Bakteri terpilih tersebut bekerja effisien, sehingga tinja sapi pun yg keluar anus dalam keadaan dingin. Kotoran ini segera bisa digunakan untuk tanaman. Memang sangat istimewa.

Cara pemberian Formula ini adalah: setiap berat badan (hidup) sapi 40 kg, (tentunya dikira-kira), diberi 1 (satu) tetes SOZO-4. Caranya: ambil botol kecil, isi dengan air 50 cc, lalu tambahkan 1 (satu) tetes SOZO-4, kemudian dikocok, lalu diminumkan setiap hari dengan waktu/jam yg sama. Lihat photo cara meminumkannya.

Teknik atau Cara meminumkan ke sapi adalah dengan memegang tali dekat mulutnya, kemudian diminumkan secara paksa hingga larutan itu masuk ke perutnya. Selesai. Biasanya setelah 3 hari aplikasi, anda akan melihat perubahan napsu makan pada sapi yg kita pelihara. Namun pada hari pertama akan ada effek pada sapi anda, yakni terjadi mencret2. Kotorannya cair, tapi itu tak jadi masalah. Hal ini terjadi reaksi bakteri dalam perut sapi.

Dengan pemberian makanan tambahan dan Sozo-4 ini, masa penggemukan yg pernah dicoba dari 40 kg berat sapi Bali, bisa mencapai 138 Kg sapi, selama 6 - 7 bulan pemeliharaan.

Kalau soal kalkulasi silahkan dihitung. Mungkin di tempat Anda bisa dimodifikasi, hal ini tergantung banyaknya limbah apa yang ada, yg jelas segala upaya perbaikan perlu dilakukan oleh setiap peternak.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive