Wah Hebat Sulap Rotan Jadi Karakter Lucu, Wanita Ini Raup Rp 50 Juta/Bulan

.
.

Sulap Rotan Jadi Karakter Lucu, Wanita Ini Raup Rp 50 Juta/BulanFoto: Dina Rayanti-detikFinance
Jakarta -Bosan tentu bila melihat barang yang bentuknya itu-itu saja tanpa ada kreasi. Hal serupa dirasakan Cismi Cikwati saat melihat kotak rotan yang umumnya hanya berbentuk kubus berwarna monoton.

Namun Cismi tak tinggal diam. Ide kreatifnya yang selama ini terpendam dilampiaskannya dengan menyulap rotan menjadi tokoh karakter-karakter kartun unik dan menarik mata.



Produk kreatifnya ini dapat dimanfaatkan untuk banyak keperluan dari yang sekedar tempat baju kotor hingga kotak peralatan bermain anak.

Ide kreatifnya itu pun menuntunnya pada bisnis moncer beromzet puluhan juta yang diberinya nama Me and Dots.



Awalnya ia tergerak untuk membuat rotan menjadi karakter ini karena ia bosan melihat rotan yang hanya berbentuk kotak pada umumnya.

"Kalau rotan kan biasanya kotak-kotak nah saya tuh ingin buat rotan yang nggak biasa, bisa jadi karakter lucu bisa jadi tempat untuk taruh baju kotor, toybox, tempat aksesoris, kita juga pakai rotan yang premium yang bagus dan catnya juga pakai yang bagus," kata Cismi ditemui detikFinance di boothnya, di pameran INACRAFT 2016, di JCC, Senayan, Jakarta, Sabtu (23/4/2016).



Bersama seorang teman yang punya keterampilan melukis, Cismi melakoni bisnis ini. Ia bersama temannya membuat sketsa baru kemudian nanti diserahkan kepada pengerajin rotan yang mengerjakan.

"Jadi ini berdua ada sharing partner, kebetulan teman pelukis saya suka bisnis jadi kita combine makanya coba bisnis di rotan. Kita bikin sketsa nanti kasih ke pengerajin, nanti mereka buat contohnya, kalau sesuai kita jual," lanjut Cismi.

Cismi memulai bisnisnya ini dengan modal awal Rp 10 juta dan saat ini sudah beromzet Rp 50 juta/bulan. Ia saat ini menjual barang dagangannya ini di 2 toko miliknya yaitu di Gandaria City dan ITC Mangga Dua juga.

Selain berdagang secara fisik di toko, Cismi pun menjajakan produk-produknya melalui toko virtual secaraonline.

"Modal awal itu iseng-iseng Rp 10 juta. Omzet sekarang ya di atas Rp 50 jutaan lah. Nggak bisa sebut pastinya berapa yang jelas di atas itu. Kalau jualnya di toko kita ada 2 ada di Gandaria City sama di ITC Mangga Dua, online juga ada di instagram dan website," ungkapnya.



Ia mengungkapkan saat ini kendala yang dihadapi berasal dari kompetitor yang menjual produk serupa. Ke depan ia mengatakan akan ada penambahan karakter-karakter tradisional seperti berpakaian adat. Rotan-rotan lucu ini dijual mulai harga Rp 65 ribu-Rp 1,5 juta.

"Kalau kendala paling sih kalau barang lagi susah sama dari kompetitor-kompetitor banyak yang ngasuh produk kita ini, jadi kita harus inovasi terus paling dari karakter-karakter dari tradisional ke depan juga ingin nambah toko kalau bisa sebelumnya ada di Bali tapi nggak ada yang pantau jadi susah. Harga barang yang dijual bervariasi tergantung ukuran dan tingkat kesulitan mulai dari Rp 65 ribu sampai Rp 1,5 juta," tuturnya.

Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Blog Archive