Cara Membuat Beras Biasa (Bermutu Rendah) Menjadi Pulen, Bergizi, dan Lezat.

.
.






Tim Peneliti IPB menemukan suplemen tepung ketan sehingga beras yang tadinya bermutu rendah menjadi pulen, bergizi, dan lezat.
Penderita penyakit gondok, anemia, letih lesu, hingga osteoporosis, masih banyak dijumpai di desa-desa atau perkampungan miskin.
Kondisi inilah yang melatarbelakangi tim peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Ir. Agus Sutejo, M.Si dan Ir. Sutrisno Kuwara untuk menemukan jawaban dari permasalahan tersebut. Salah satu inovasi yang cukup brilian dan layak diterapkan di masyarakat adalah suplemen beras. Suplemen tersebut mampu mengubah beras murah menjadi pulen, bergizi, enak, dan beraroma wangi.
Masyarakat miskin sudah biasa mengonsumsi beras yang harganya murah. Ironisnya, beras yang mereka beli biasanya identik dengan pera, keras, tidak terasa, dan bau apek. “Dengan tambahan suplemen beras yang kami ciptakan, nasi yang tadinya pera, keras, dan apek menjadi pulen, bergizi, dan aromanya wangi,” ungkap Ir. Agus Suteja, M.Si, dosen Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian IPB, saat ditemui Majalah Sains Indonesia di kampus IPB, baru-baru ini.
Bergizi
Bukan itu saja, nilai gizi beras juga bertambah. Pasalnya, di dalam suplemen tersebut terdapat kandungan kalsium, Fe, dan Yodium. “Kandungan tersebut mampu mengatasi berbagai macam penyakit seperti anemia, kekurangan yodium, letih lesu, hingga osteoporosis. Masyarakat tidak harus mengonsumsi vitamin atau sejenis suplemen yang banyak dijual di warung-warung, tetapi cukup mencampurkan suplemen ke dalam beras saat menanak nasi,” paparnya.
Suplemen beras ini terbuat dari campuran tepung berkadar amilopektin tinggi, zat besi, kalsium dan aroma pandan. Cara penggunaannyapun sangat mudah. Suplemen cukup ditambahkan ke dalam beras yang akan dimasak (saat menanak nasi di rice cooker). Selain menghasilkan nasi yang pulen, lebih bergizi dan beraroma sedap, suplemen tersebut menyumbangkan sekitar 40 % kebutuhan kalsium dan 100 % kebutuhan zat besi per hari.

Sumber : http://www.sainsindonesia.co.id/index.php/rubrik/penemu-indonesia/8-agar-beras-menjadi-pulen-bergizi-dan-enak
Sponsored Links
loading...
Loading...
.