Belajarlah dari Seorang Petani

.
.


Belajarlah dari Seorang Petani

Jangan menunda. Menunggu sehari berarti terlambat sehari.

Oke, saat ini saya ingin membahas tentang petani.
Dewasa ini... masyarakat awam telah kehilangan keahlian
yang dibutuhkan oleh nenek moyang kita. Kebanyakan orang
telah lupa akan pentingnya musim. Atau, kita tidak mengakui
perannya dalam kehidupan kita.

Tidak seperti petani yang prioritasnya berubah-ubah seiring
dengan musim, kita menolak untuk berubah. Tidak peduli
apa yang terjadi di luar sana.

Seorang petani tahu kapan waktu yang cocok untuk mulai
membajak. Kapan saatnya menyemai. Kapan saatnya menanam.

Ketika waktunya tiba, ia tidak punya pilihan kecuali
melakukan apa yang harus ia lakukan.

Seorang petani harus bisa mengelola sumber daya yang
dimilikinya dengan baik. Dengan waktu dan lahan yang
terbatas, ia harus melakukan yang terbaik untuk mendapatkan
hasil yang maksimal dari upayanya.

Bagi seorang petani, disiplin itu keharusan. Tidak ada
kata terlambat dalam kamusnya. Bila musim berlalu maka
kesempatannya akan hilang... dan ia harus menunggu
musim yang akan datang.

Ada pelajaran penting yang bisa kita petik dari sini.

Musim kehidupan sama seperti musim cuaca. Ada saatnya Anda
bekerja, ada saatnya santai. Ada saatnya mengambil risiko.
Ada saatnya menyebar benih kerja keras. Ada saatnya menuai
hasil dan memanen.

Apa yang Anda semai, itulah yang Anda panen.

Sungguh lebih mudah untuk terus terbuai dengan kenyamanan
Anda saat ini.

Jangan biarkan tahun-tahun berlalu sia-sia. Persiapkan
diri ketika peluang itu datang.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive