Cara Menanam Padi Menggunakan Polibag / Pot

.
.

Lahan pertanian banyak yang berkurang, harga beras semakin mahal. maka tidak ada salahnya jika anda mencoba menanam padi dalam pot atau polibag. Menanam padi menggunakan pot atau polibag memiliki banyak keuntungan, diantaranya adalah tidak mengenal musim dan masih banyak lagi.

Cara Menanam Padi Dalam Pot
Menamap padi dalam polybag mudah dan elok

Keuntungan menanam padi dalam Polibag.

Sebelum melangkah lebih jauh, tentunya sudah menjadi intuisi setiap manusia untuk mencari keuntungan yang diperoleh dengan suatu hal. Begitu juga dengan postingan kali ini. Apa sih keuntungan menanam padi menggunakan polibag.
  1. Mudah dalam perawatan. Perawatan akan lebih mudah diawasi dan tidak perlu khawatir serangan hama seperti keong dan lain sebagainya karena media tanam yang digunakan berada dalam lingkungan kita yang bisa dilihat kapan saja.
  2. Bisa menjadi pelipur saat gundah. Memandang tanaman hijau dapat membuat seseorang lebih relax, apalagi jika tanaman itu tumbuh subur dan terlihat akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Rasanya itu sesuatu banget.
  3. Bisa ditanam tanpa mengenal musim. Selama anda bisa menyediakan air untuk menyiram tanaman maka anda tidak akan khawatir gagal panen. Karena padi itu bukan tanaman air, tetapi sama dengan jenis rumput biasa jadi perawatan denga penyiraman juga tidak akan membuat seorang repot.
  4. Hasilnya tidak kalah dengan panen di sawah. Panen padi dalam pot hasilnya tidak kalah dengan panen di sawah. Selama padi itu bisa mendapatkan sinar matahari terutama pagi hari antara jam 9.00-11.00 karena pada jam itulah terjadi penyerbukan pada tanaman padi.

Cara menanam padi dalam pot.

  • Persiapan benih silahkan baca : Cara Membuat benih unggul. Setelah benih selesai direndam kemudian masukkan dalam persemaian. Buatlah persemaian padi dengan baki atau buatlah petakan kecil dengan kandungan pupuk organik yang sudah tercampur dengan tanah.
  • Gunakanlah media tanam hazton atau SRI. Tapi untuk pemula sebaiknya menggunakan SRI saja karena modal lebih kecil dan perawatan lebih mudah. Untuk persiapan pot atau polibag (jika tidak ada bisa diganti dengan pithi) dengan kandungan tanah 60% dan 40% kandungan pupuk organik. 
  • Setelah benih padi berumur 7 hari (jika menggunakan SRI) pindahkan ke dalam pot atau polibag. 
  • Cara menanamnya adalah dengan tidak merusak struktur akar dan membiarkan akar tergerai kemudian di tutup dengan tanah. Walaupun pada awalnya padi miring dalam waktu satu hari padi sudah bisa berdiri tegak tanpa mengalami stres.

Cara pengairan 

  • Umur 0(tanam)  sampai  Berbunga merata
  • Macak-macak tidak terlalu basah tidak juga kering (disiram pagi dan sore)
  • Pengairan saat padi Berbunga merata sampai  Padi Menguning (bukan daunnya)
  • Rendam 2-3cm untuk memudahkan mematikan gulma (tetapi kalaupun macak-macak juga tidak masalah).
  • Padi menguning – Panen
  • Keringkan / tidak usah disiram.
  • Panen

Estimasi Keuntungan

Dari satu benih padi yang ditanam, dan perawatan menggunakan pupuk organik yang bisa buat sendiri bisa menghasilkan 100 anakan atau malai padi yang mempunyai bobot bisa mencapai 0,1 kg.

  
Cara Menanam Padi Dalam Pot
Inovasi dengan mina ikan
Jika anda menanam seribu pot saja maka hasil yang akan anda peroleh adalah 1000 pot x 0,1kg =100 kg atau 1 kwintal. Hasil yang cukup untuk memenuhi makan 1.5 bulan dengan nasi organik.
Karena untuk 100 kg padi jika ditanam menggunakan sistem tanam organik akan menghasilkan 60-70 kg beras.
Jika harga beras organik adalah Rp.15.000-Rp16.000 maka jika diuangkan anda akan mengapat income Rp.900.000-Rp.1150.000.
Selamat mencoba.

Sumber : http://www.petaniberas.tk/
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive