Cara Budidaya Tomat Cherry

.
.





Tomat kecil atau disebut juga tomat cherry, rasanya lezat, penggunaannya mudah, bernilai ekonomis tinggi, biasa dibutukan di restoran-restoran dan bisa juga dimakan langsung di rumah tangga pada umumnya. Berdasarkan pertumbuhan batangnya dapat dibagi menjadi semi determined (terbatas) contoh : ASVEG#6 & indetermined (tidak terbartas) contoh: varietas Santa Known you Seed
IKLIM DAN TANAH
Tomat optimal tumbuh di daerah beruaca yang tidak perlu dingin dan tidak terlalu panas, perbedaan suhu siang dan malam besar, jarang hujan, suhu rendah dan sinar matahari yang cukup, kaya akan unsur organik, drainase yang baik, bebas Nematode serta tanah berpasir

PEMILIHAN VARIETAS
Daerah yang sejuk dan dingin dapat memilih varietas biada seperti Santa, daerah dengan suhu tinggi sebaiknya memilih varietas yang tahan panas seperti ASVEG#6

BUDIDAYA
1. Pembibitan
Pembibitan secara tradisional dengan menggunakan bedeng persemaian, cara lain dengan menggunakan plug. Pembibitan membutuhkan bibit yang sehat dan kuat, menghindari tidak etiolasi.
2. Pengolahan tanah dan pembedengan
Pembuatan bedengan disesuaikan dengan musim, varietas dan jarak tanam yang dibuttuhkan. Pembuatan bedengan pada umumnya lebar 1.5 m, tinggi 20-30 cm, penanaman baris ganda.
3. Penutupan permukaan bedengan dengan plastik PE
Hal ini dilakukan untuk menekan pertumbuhan gulam, menjaga kelembaban tanah. Pada areal penanaman di daerah tropis yang terlalu panas dapat menggunakan jerami diatas plastik untuk menutup bedengan.
4. Pindah tanam (transplanting)
Dilakukan pada saat bibit berdaun 4-5 helai atau kira-kira 17-20 hari sejak dibibitkan. Penyemaian jarak tanam 0.75m x 0.4 - 0.5m, tiap 1000 m persegi ditanam 2600 - 3300 batang.
5. Pemupukan
Sebelum pindah tanam tetap dilakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk dasar yang dicampurkan saat pengolahan tanah.
a. Pada perataan tanah, kompos dicampur dengan tanah, kompos diberikan pada saat olah tanah.
b. Pemupukan susulan I dilakukan 14 hari setelah transplanting
c. Pemupukan susulan II dilakukan 14 hari setelah pemupukan susulan I
d. Pemupukan susulan III dilakukan 14 hari setelah pemupukan susulan II
e. Pemeliharaan tanaman tomat cherry mduah, masa panen panjang, untuk menjaga kesuburan tanah dan mempertahankan pertumbuhan batang yang kuat, pada awal panen dilakukan pemupukan susulan satu kali, selajutnya setelah panen setiap 3-4 minggu sekali digunakan pemupukan susulan 1 kali dengan menggunakan pupuk NPK (250 - 300 kg per ha) dan Urea (60-80 kg per ha) secara bergantian.
6. Irigasi
Aplikasi irigasi ditentukan oleh kondisi kering dan basahnya tanah, yaitu denga menjaga kelembaban tanah, tidak terlalu kering ataupun terlalu basah.
7. Penberian Ajir
Pemasangan ajir digunakan untuk membantu memperkokoh atau menopang batang tanaman guna menunjang pertumbuhan dan sirkulasi udara. Bisa dibuat silang atau lurus (tegak).
8. Pemangkasan
Pemangkasan batang utama hanya menyisakan tunas pucuk, memangkas semua tunas aksil. Pada pemangkasan 2 batang, tunas pucuk dipangkas, hanya menyisakan tunas lateral dibawah bunga majemuk, tunas lateral lainnya juga dipangkas. Varietas ASVEG#6 berbentuk semi determined, bisa dilakukan pemasangan 4 batang, yaitu dengan memangkas semua cabang, selanjutnya tunas lateral tidak dipangkas.
9. Pengendalian hama
Serangga yang meyerang tomat terutama adalah Aphid, Beet army worm, Tomato fruit worm. Dapat digunakan larutan pemberantasan hama seperti Lannate yang diencerkan 1500 kali,sedangkan untuk Silverleaf whitefly bisa digunakan Confidor yang diencerkan 1500 kali. Untuk Nematode sebaiknya menggunakan metode rotasi tanaman seperti yang dilakukan pada padi atau melakukan sterilisasi tanah dengan menggunakan larutan Nemamort.
Pengendalian Penyakit:
Pseudomonas Solanacearum Smith: Dapat dilakukan tumpang sari dengan padi atau tanaman kacang-kacangan. Drainase harus diperhatikan, menghindari kerusakan akar, menggunakan abu batu untuk meningkatkan pH tanah, pilih varietas yang tahan serangan atau menggunakan metode grafting.
Late Blight atau bercak daun: Pilih varietas yang tahan serangga, perhatikan drainase, perhatikan sirkulasi udara, jarak tanam tidak boleh terlalu adat, semprotkan Benlate yang diencerkan 2000 kali, Daconil yang diencerkan 600 kali, dsb.
Early Blight Gunakan Kocide yang diencerkan 1500 kali
Virus diseases: Untuk menghindari serangan ini tanaman harus kuat, mencegah penyakit Aphid, Silverleaf whitefly, lahan harus bebas gulma dan tanaman yang terinfeksi harus segera dihilangkan.
Leaf Mold: Gunakan Dithane yang diencerkan 400 kali
Phytophthora Blight: Gunakan Terazole yang diencerkan 1500 kali untuk menyiram bibit.
PANEN
20-30 setelah transplanting biasanya tanaman akan berbunga, 30-40 hari setelah berbunga buah matang, berwarna merah, dipetik beserta dengan tampuk buah.

Sumber : http://cybex.ipb.ac.id/index.php/artikel/detail/komoditas/252
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Blog Archive