Cara Agar Tabulampot Jeruk Manis Rajin Berbuah

.
.
Jeruk manis (Sitrus sinensis) merupakan tanaman buah yang berasal dari Asia Timur dan Asia Tenggara. Buah ini memiliki manfaat vitamin C yang tinggi sehingga banyak orang mengkonsumsinya. Ada beberapa jenis tanaman jeruk manis yang mudah untuk dijadikan tabulampot antara lain jeruk siam, kingkit, bali, dan chu sa.
Berikut adalah langkah-langkah untuk merangsang pembungaan  pada tabulampot jeruk manis.
  • Pemangkasan
    Lakukan pemangkasan pada cabang sekunder. Dari hasil pemangkasan ini akan muncul cabang tersier dan diiringi  dengan munculnya bunga. Semakin banyak tunas tersier muncul, maka semakin banyak pula bunga yang muncul. Pangkas juga cabang-cabang yang negatif atau yang tidak baik untuk perkembangan tanaman. Pemangkasan juga dapat dilakukan dengan memangkas daun. Untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan agar tanaman rajin berbuah lakukan pemangkasan secara rutin setelah buah sudah dipanen.
  • Pemupukan
    Berikan pemupukan pada tabulampot jeruk manis sudah berumur satu tahun dengan pupuk yang mengandung unsur P dan K yang tinggi atau pupuk tunggal TSP dan KCI. Sesuai dosis pupuk dengan ukuran pot, satu sendok makan cukup untuk pot berukuran 10 liter. Jika ukuran pot lumayan besar, seperti drum, tambahkan pupuk sebanyak empat sendok makan atau dua sendok makan TSP dan KCI. Aplikasi pemupukan bisa diberikan secara langsung ke permukaan tanah dalam pot atau bisa juga dilarutkan. Jika pengaplikasiannya dengan ditaburkan langsung ke permukaan tanah, lubangi dahulu sekitar tanaman membentuk lingkaran setelah pupuk ditaburkan ke dalam lubang, tutup kembalu lubang tersebut. Atau jika dilarutkan, puput dapat langsung disiram pada tanah sekitar tanaman. Pupuk dapat dilarutkan di dalam 2 liter air.

    Berikan juga tambahan pupuk daun yang terlebih dahulu dilarutkan dalam air lalu semprotkan ke daun. Jangan lakukan penyemprotan pada siang hari, sebaiknya lakukan pada pagi atau sore hari agar tidak terjadi proses penguapan. Lakukan kembali pemupukan setelah bunga muncul dan pada saat masa perkembangan buah secara bertahap. Setelah bunga muncul, pupuk diberikan sebanyak 40%. Saat buah muncul berikan pupuk sebanyak 20% dan dilanjutkan setelah buah dipanen sebanyak 40%. Lakukan juga penggantian media tanam jika media tanam tersebut sudah kurang subur. Campurkan media tanam tersebut dengan pupuk kandang sebanyak satu kilogram untuk pot yang berukuran 10 liter.
  • Stres air
    Lakukan stres air jika dengan cara pemupukan, bunga tetap juga tidak muncul. Lakukan pengurangan kadar air pada tanaman yang benar-benar sehat dan segar, agar tanaman tumbuh dengan baik. Lakukan aplikasi stres air dengan cara berikut.
    Dua minggu setelah pemupukan letakkan tabulampot pada ruangan yang terbuka dengan penyinaran matahari secara langsung. Letakkan tabulampot setiap hari selama 1-2 minggu atau sampai tanaman kelihatan layu tetapi tidak mati. Ketika tanaman diletakkan pada tempat terbuka, jangan lakukan penyiraman. Jika tanaman sudah layu, berikan terus penyiraman hingga tanaman kelihatan segar. Jangan berlebihan atau kekurangan dalam melakukan penyiraman karena dapat merontokkan atau menyebabkan tanaman mati.
  • Pelukaan
    Berikan pelukaan batang pada tabulampot jeruk yang benar-benar sehat agar luka dapat sembuh dan tertutup dengan cepat. Pelukaan batang dapat dilakukan berupa pencekikan menggunakan kawat atau pencincinan. Pencekikan dilakukan dengan mengikat batang dengan kencang sehingga kulit menjadi luka dan kawat menembus batang. Sementara itu, pencincinan dilakukan dengan mengupas kulit hingga lapisan kambium tanaman.
  • Buah tetap manis
    Berikan pupuk yang mengandung unsur K yang tinggi agar buah hasil tanaman menghasilkan rasa manis. Cara lain agar buah menjadi manis adalah dengan menyimpan tabulampot di ruang terbuka yang mendapat sinar matahari secara langsung hingga panen.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Blog Archive