7 Tips Cara Memakai dan Merawat Sprayer Agar Awet

.
.

7 Tips Trik Cara Pakai & Rawat Sprayer







Proses penyemprotan pupuk dan pestisida terhadap hama dilakukan dengan menggunakan alat semprot atau sprayer. Perawatan rutin yang tepat dapat menjaga agar sprayer selalu dalam kondisi yang bagus. Untuk menjaga keawetan Sprayer, diperlukan perawatan rutin.

Catatan:
AERO 810 juga dapat digunakan untuk perawatan tangki, selain digunakan untuk sebagai bahan pembasah, perekat dan perata.

Berikut adalah cara memakai, menggunakan dan merawat sprayer:

  1. Perhatikan dengan teliti bagian-bagian dari sprayer sebelum penggunaan. Jika terdapat kerusakan pada satu bagian sprayer maka diharuskan dengan secepatnya untuk memperbaikinya atau gantilah dengan spart part baru supaya kerusakan tersebut tidak mengakibatkan kerusakan pada bagian lainnya. Jangan biarkan kerusakan kecil menjadi besar.
  2. Hal-hal yang harus sering diperhatikan, yaitu kurangnya pemberian pelumas yang membuat katup sering macet, seringnya penggunaan yang membuat spuyer membesar sendiri, sering terjadi aus serta kotor pada kran atau pengatur, sering terjadi aus pada packing atau segel, waspada akan terjadinya kebocoran, telitilah pada semua bagian sprayer yang rentan akan terjadinya kerusakan.
  3. Bijaklah dalam pemakaian sprayer yaitu sesuai kegunaannya saja. Jangan gunakan sprayer untuk keperluan lain, seperti tangki sprayer digoyang dengan keras agar pelarut tercampur atau memakai stik sprayer untuk mengaduk.
  4. Sebaiknya ketika menyemprot pakailah air bersih sebagai pelarutnya.
  5. Setelah selesai digunakan cucilah sprayer beberapa kali, pertama cuci dengan cara mengocok dengan air bersih kemudian buang air tersebut, pencucian selanjutnya dengan membuang airnya melalui spuyer, pencucian terakhir dengan memberi setengah tutup AERO 810 disertai dengan air bersih, kocok sedikit dan keluarkan melalui spuyer, buang air sisa yang ada di dalam tangki. Setelah sprayer sudah cukup kering berilah minyak kelapa sebagai pelumasnya, bagian yang perlu dilumasi adalah bagian yang melakukan gerakan misalnya piston. Sprayer sudah siap disimpan dengan posisi terbalik ataupun miring.
  6. Selalu lakukan perawatan karena tanpa perawatan sprayer akan lebih mudah rusak.
Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive