Cara Praktis Menanam Wheatgrass Alias Rumput Gandum

.
.
cara-menanam-rumput-gandum.jpg
Wheatgrass (rumput gandum) adalah tanaman gandum yang berasal dari keluarga Poaceae atau rumput-rumputan. Rumput gandum kaya akan kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, thiamin, riboflavin, niacin, vitamin B6, asam pantothenic, zat besi, zat seng, copper, mangan, selenium, dan protein. Tidak heran, tanaman ini sering diolah menjadi minuman kesehatan. Bahkan jus wheatgrass disebut-sebut dapat mencegah timbulnya kanker.
Rumput Gandum
Di pasaran, harga secangkir minuman rumput gandum relatif mahal. Padahal minuman tersebut mudah sekali dibuat dengan menggunakan blender. Belum punya tanaman wheatgrass? Kenapa tidak mencoba menanamnya sendiri di rumah? Berikut ini langkah-langkahnya!
Alat dan Bahan :
  • Biji gandum
  • Tanah
  • Pupuk kompos
  • Pot
  • Kertas bekas
  • Air
  • Gunting
Langkah-langkah :
  1. Biji gandum bisa anda dapatkan di toko-toko pertanian terdekat atau toko online dengan harga Rp30 ribuan/kg. Biji gandum yang berkualitas baik ditandai dari usianya yang sudah cukup tua dan warnanya kemerah-merahan. Biji gandum yang sudah didapat selanjutnya di rendam dalam air selama 12 jam untuk menyeleksi kualitasnya. Biji gandum yang layak tanam adalah biji-biji yang tenggelam di dalam air rendaman.
  2. Tanaman gandum menyukai tanah yang subur dan mengandung nutrisi yang tinggi. Untuk itu, media tanam yang bisa dipakai berupa campuran tanah dan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1 atau menyesuaikan kondisi tanah yang digunakan. Pastikan kedua bahan media tanam tercampur secara merata, lalu masukkan media tanam tersebut ke dalam pot.
  3. Direkomendasikan memakai pot yang terbuat dari tanah karena pot tanah mempunyai pori-pori yang dapat mengatur tingkat kelembaban media tanam. Ukuran diameter pot yang ideal berkisar antara 30-40 cm. Masukkan pecahan genteng ke dalam pot sebagai penahan media tanam agar tidak hanyut terbawa air bekas penyiraman.
  4. Penanaman biji gandum dilakukan dengan menyebar biji-biji tersebut di dalam pot. Untuk pot berdiameter 35 cm, jumlah biji yang perlu ditebar sebanyak 100 gram. Tebarkan biji-biji gandum ini secara acak dengan jarak tertentu agar pertumbuhannya tidak saling mengganggu satu sama lain.
  5. Setelah proses penanaman atau penebaran biji gandum selesai dilakukan, berikutnya tutup pot tersebut menggunakan kertas. Tujuannya agar biji-biji ini tidak terkena sinar matahari langsung sebelum mulai berkecambah sehingga tidak terbakar. Setelah 3-5 hari kemudian, cek kondisi biji-biji gandum tadi. Apabila sudah tampak pertumbuhan kecambahnya, anda bisa membuka penutup kertas dari pot.
  6. Bentuk perawatan tanaman wheatgrass adalah penyiraman secara rutin dengan frekuensi dua kali sehari saat pagi dan sore hari. Namun jika media tanam tampak terlalu kering, penyiraman bisa ditingkatkan menjadi tiga hari sekali. Begitupun apabila kondisi media tanam terlalu basah, lakukan penyiraman seperlunya.
  7. Anda bisa mulai melakukan pemanenan setelah tanaman berusia 2-3 minggu. Pemanenan dilakukan dengan memotong batang tanaman dan menyisakan batang sepanjang 3 cm supaya cepat tumbuh kembali. Dalam setiap penanaman biji-biji gandum, wheatgrass bisa dipanen sebanyak 3 kali berturut-turut.


Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Dukung Kami dengan Like Fanpage Di Facebook

Blog Archive