Asam Humat Menghemat 25% Pupuk Kimia pada Tanaman Jagung

.
.

Asam Humat Menghemat 25% Pupuk Kimia pada Tanaman Jagung









Penggunaan pupuk anorganik tidak semuanya dapat diserap secara optimal oleh tanaman karena unsur hara tersebut mengalami pencucian, penguapan, atau terikat oleh tanah. Hal ini menyebabkan rendahnya efisiensi pemupukan, terjadi polusi, dan akumulasi residu pupuk yang mengakibatkan menurunnya kualitas tanah baik fisik, kimia maupun biologinya.
Selain itu, bahan baku pembuatan pupuk P dan K yang sebagian besar di impor dari luar negeri menyebabkan pengeluaran untuk pengadaan pupuk terus bertambah tentuk saja tidak menguntungkan bagi Negara.
Penggunaan pupuk organik atau suplemen hara lain seperti asam humat saat ini banyak dilakukan, selain aman juga dapat memperbaiki kesuburan tanah. Senyawa komplek makromolekul aromatik yang mengandung asam amino, gula amino, peptida, senyawa alifatik saling terikat.
Asam humat bersifat soil kondisioner organik. Pengujian pengaruh kombinasi pupuk NPK dan asam humat telah dilakukan pada tanaman jagung di tanah Aluvial Kabupaten Gowa.
Hasil penelitian menunjukkan penambahan asam humat 0,15% menurunkan penggunaan pupuk NPK 20:10:10 sebanyak 25%. Takaran pupuk NPK 350 kg/ha hanya mampu menghasilkan produksi 10,14 t/ha sementara penggunaan pupuk NPK 257,5 kg/ha plus asam humat 0,15% mampu menghasilkan lebih tinggi yaitu 10,21 t/ha.

Sponsored Links
loading...
Loading...
.