Khasiat dan Manfaat Hebat Buah Markisa

.
.
Manfaat Markisa Berikut beberapa khasiat markisa bagi tubuh: Buah Markisa Kaya akan Serat Buah markisa memiliki kandungan serat yang tinggi. Hal ini sangat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, saluran pencernaan dan usus menjadi bersih. Anda dapat memilih buah markisa sebagai salah satu sumber serat. 

Biji dari buah ini pun bisa dimakan karena mengandung serat. Buah markisa juga bisa dijadikan pencahar ringan. Buah Markisa Kaya Antioksidan Warna-warna kulit buah yang ungu serta warna daging yang berwarna oranye, menunjukkan bahwa buah ini kaya akan antioksidan. Antioksidan bertugas untuk menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Buah markisa memiliki air dan antioksidan yang larut dalam lemak. Salah satu antioksidan utama yang ditemukan dalam buah ini adalah beta-karoten. Buah Markisa Sangat Baik bagi Penderita Asma Bagi Anda penderita asma, markisa adalah buah yang sangat bergizi dan sehat yang dapat menenangkan serangan asma. Selain karena mengandung vitamin C, Markisa tampaknya memiliki efek memblokir histamin yang menyebabkan gejala asma. Buah Markisa Memiliki Efek Relaksasi Minum segelas jus markisa dingin dapat membantu anda mengendurkan saraf dan pikiran anda dan membuat perasaaan menjadi lebih tenang. Buahh ini sering dijadikan obat untuk masalah pencernaan dan penyakit lambung. Buah Markisa Sangat Baik bagi Penderita Insomia Buah Markisa memiliki efek mengantuk pada sistem saraf manusia sehingga membuat perasaan tenang dan membantu anda dalam merilekskan pirikan anda. Hal ini sangat membantu penderita insomnia atau mereka yang tidak bisa tidur nyenyak. Segelas jus markisa sebelum tidur bisa mungkin bisa anda minum sebelum tidur. Buah Markisa adalah Sumber Nutrisi yang Baik Seperti yang kita ketahui sebelumnya, buah markisa adalah sumber vitamin C yang baik, Satu porsi 100 g (3,5 ons) mengandung 30 mg vitamin C. Vitamin C meningkatkan kekebalan tubuh dan merupakan antioksidan. Satu porsi 100 g buah markisa mengandung 1275 IU vitamin A. Vitamin A meningkatkan kualitas penglihatan dan membantu dalam melawan infeksi, membuat kulit sehat bersinar dan membantu pertumbuhan sel. Buah markisa juga merupakan sumber kalium (348 mg dalam 100 g). 
Mineral ini memiliki efek yang menyehatkan pada jantung manusia dan membantu fungsi jantung, aliran dan tekanan darah dalam tubuh. Selain kalium, buah markisa juga mengandung zat besi, magnesium dan kalsium. Buah Markisa baik untuk Diet Bagi orang yang sedang menjalani Diet, Buah-buah merupakan hal yang wajib dikonsumsi, dan markisa sangat baik untuk dikonsumsi. Hal ini dikarenakan markisa memiliki kalori yang rendah, hanya 97 kalori per 100 g! Buah markisa juga rendah sodium dan lemak. Markisa juga mengandung karbohidrat dan gula alami dalam jumlah yang baik. 
Nutrisi buah ini bekerja menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Kandungan serat yang tinggi pada buah ini membuat Anda kenyang, sehingga Anda tidak ingin makan makanan lain lagi. Melawan Kanker Menurut penelitian di Universitas Florida menunjukkan bahwa ekstrak dari buah markisa mengandung fitokimia yang dapat membantu melawan sel - sel kanker. Oleh sebab itu, buah markisa juga bermanfaat sebagai obat untuk melawan sel kanker. 
Kandungan fitokimia dalam buah markisa ini pun terdiri dari passaflorine, harmol, karotenoid, krisin, harman, harmalin, viteksin, harmine, dan isoviktesin. Baik Untuk Kulit Dari hasil penelitian laboratorium, Vitamin C dan antioksidan yang terkandung dalam buah markisa bisa meningkatkan kesegaran kulit tubuh dan merangsang pertumbuhan sel muda pada kulit wajah. Selain itu beberapa manfaat buah markisa diatas, ada beberapa manfaat lain yaitu: 1) menangkal kanker, 2) mengatasi batuk, 3) anti alergi, 4) menenangkan anak hiperaktif, 5) melancarkan ASI, 6) menjaga kecantikan wajah, 7) menurunkan kolesterol, 8) memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan, 9) melancarkan peredaran darah, 10) anti peradangan, 11) penurun panas (anti piretik), 12) mencegah hipertensi, 13) penghilang nyeri (analgesik), 14) antiseptik, 15) neurastenia (kelelahan kronis, lemah, tidak nafsu makan, tidak bisa konsentrasi, dan susah tidur).  

Sponsored Links
loading...
Loading...
.

Blog Archive